Setiap muslim tidak halal bermalas-malas
bekerja untuk mencari rezeki dengan dalih karena sibuk beribadah atau tawakkal
kepada Allah, sebab langit ini tidak akan mencurahkan hujan emas dan
perak.
Tidak halal juga seorang muslim hanya
menggantungkan dirinya kepada sedekah orang, padahal dia masih mampu berusaha
untuk memenuhi kepentingan dirinya sendiri dan keluarga serta tanggungannya.
Untuk itu Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Sedekah tidak halal buat orang kaya dan orang yang masih mempunyai kekuatan dengan sempurna." (Riwayat Tarmizi)
Dan yang sangat ditentang oleh Nabi
serta diharamkannya terhadap diri seorang muslim, yaitu meminta-minta kepada
orang lain dengan mencucurkan keringatnya. Hal mana dapat menurunkan harga diri
dan karamahnya padahal dia bukan terpaksa harus minta-minta.
Kepada orang yang suka minta-minta
padahal tidak begitu memerlukan, Rasulullah s.a.w. pernah bersabda sebagai
berikut:
"Orang yang minta-minta padahal tidak begitu memerlukan, sama halnya dengan orang yang memungut bara api." (Riwayat Baihaqi dan Ibnu Khuzaimah dalam sahihnya)
Dan sabdanya pula:
"Barangsiapa meminta-minta pada orang lain untuk menambah kekayaan hartanya tanpa sesuatu yang menghajatkan, maka berarti dia menampar mukanya sampai hari kiamat, dan batu dari neraka yang membara itu dimakannya. Oleh karena itu siapa yang mau, persedikitlah dan siapa yang mau berbanyaklah." (Riwayat Tarmizi)
Dan sabdanya pula:
"Senantiasa minta-minta itu dilakukan oleh seseorang di antara kamu, sehingga dia akan bertemu Allah, dan tidak ada di mukanya sepotong daging." (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Suara yang keras ini dicanangkan oleh
Rasulullah, demi melindungi harga diri seorang muslim dan supaya seorang muslim
membiasakan hidup yang suci serta percaya pada diri sendiri dan jauh dari
menggantungkan diri pada orang lain.
Halal & Haram Dalam Islam
Oleh: Dr. Yusuf Al-Qardhawi
Kunjungi juga:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar